Cara Setting Custom Robot Tags yang Benar di Blogger Saat Menulis Artikel.
Mengoptimalkan SEO (Search Engine Optimization) dalam dunia blogging bukan hanya soal kata kunci, tetapi juga soal bagaimana Anda mengelola teknis SEO pada setiap artikel yang dipublikasikan. Salah satu fitur yang sering terlewatkan oleh banyak blogger adalah pengaturan **Custom Robot Tags** di Blogger. Fitur ini memungkinkan Anda memberi instruksi langsung kepada mesin pencari seperti Google tentang bagaimana mereka harus memperlakukan konten Anda, apakah konten tersebut harus diindeks, link harus diikuti, dan informasi apa yang boleh ditampilkan di hasil pencarian.
Pada artikel ini, kita akan mengupas secara detail cara setting Custom Robot Tags yang benar di Blogger, serta bagaimana pengaturan ini dapat memengaruhi kinerja SEO blog Anda. Setiap opsi akan dijelaskan dengan seksama, bersama dengan skenario praktis kapan Anda harus menggunakan masing-masing tag tersebut.
Apa Itu Custom Robot Tags Saat Menulis Artikel Di Blogger?
Secara sederhana, Custom Robot Tags adalah sebuah fitur yang memberi arahan kepada mesin pencari tentang bagaimana mereka seharusnya menangani halaman-halaman tertentu di blog Anda. Hal ini bisa mencakup apakah halaman tersebut harus diindeks (ditampilkan di hasil pencarian) atau tidak, apakah tautan dalam artikel harus diikuti oleh crawler mesin pencari, dan juga aspek lainnya seperti apakah cuplikan (snippet) artikel boleh ditampilkan di hasil pencarian.
Dengan memanfaatkan Custom Robot Tags di Blogger, Anda dapat mengontrol bagaimana mesin pencari memproses konten yang Anda buat. Ini sangat penting, terutama jika Anda ingin menghindari konten duplikat, mencegah halaman tertentu muncul di mesin pencari, atau hanya ingin memberikan instruksi spesifik tentang bagaimana halaman di blog Anda harus diperlakukan oleh mesin pencari.
Mengapa Custom Robot Tags Penting?
Pengaturan yang benar dari Custom Robot Tags dapat membuat perbedaan besar dalam visibilitas blog Anda di hasil pencarian. Tidak semua halaman di blog Anda perlu diindeks oleh Google. Misalnya, Anda mungkin tidak ingin halaman seperti kebijakan privasi atau syarat dan ketentuan muncul di hasil pencarian, karena halaman-halaman ini biasanya tidak relevan bagi audiens umum. Di sinilah Custom Robot Tags berperan penting, memberi Anda kendali penuh atas konten mana yang ingin Anda tampilkan di Google dan konten mana yang tidak.
Selain itu, pengaturan ini membantu mencegah duplikasi konten, yang dapat memengaruhi SEO Anda secara negatif. Google menghukum blog yang memiliki banyak konten duplikat, dan dengan pengaturan noindex, Anda dapat memastikan bahwa halaman-halaman duplikat tidak diindeks.
Cara Mengaktifkan Custom Robot Tags di Blogger
Sebelum kita masuk ke detail pengaturan setiap tag, pertama-tama Anda perlu mengaktifkan fitur **Custom Robot Tags** di dashboard Blogger Anda. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Masuk ke dashboard Blogger Anda.
2. Pilih Setelan dari menu sebelah kiri.
3. Gulir ke bawah dan temukan opsi Crawler dan pengindeksan.
4. Aktifkan opsi Tag tajuk robot khusus dengan mengklik tombol aktif.
5. Setelah diaktifkan, Anda akan melihat berbagai pengaturan yang tersedia, baik untuk halaman beranda, halaman arsip, maupun pos individual.
Setelah pengaturan ini aktif, Anda dapat menerapkan Custom Robot Tags pada setiap artikel atau halaman di blog Anda. Mari kita lihat lebih dalam arti dari setiap tag yang tersedia.
Penjelasan Lengkap Setiap Custom Robot Tags Di Blogger
1. All
Tag ini adalah pengaturan default yang menginstruksikan mesin pencari untuk mengindeks halaman dan mengikuti semua tautan yang ada di dalamnya. Ini berarti bahwa halaman akan muncul di hasil pencarian dan mesin pencari akan mengeksplorasi setiap tautan untuk menemukan lebih banyak konten.
Kapan Menggunakannya:
Gunakan tag ini untuk semua artikel atau halaman yang ingin Anda tampilkan di hasil pencarian. Ini sangat cocok untuk konten yang bersifat abadi (evergreen), artikel utama, atau konten yang Anda anggap penting untuk SEO.
2. Noindex
Tag ini memberitahu mesin pencari untuk tidak mengindeks halaman atau artikel Anda. Dengan kata lain, meskipun halaman tersebut bisa diakses oleh pengguna, mesin pencari tidak akan menampilkan halaman tersebut di hasil pencarian.
Kapan Menggunakannya:
Gunakan tag ini untuk halaman-halaman yang tidak ingin Anda tampilkan di mesin pencari, seperti halaman syarat dan ketentuan, kebijakan privasi, atau halaman sementara yang tidak relevan untuk audiens umum.
3. Nofollow
Tag `nofollow` memberi instruksi kepada mesin pencari untuk tidak mengikuti tautan yang ada di dalam halaman. Artinya, crawler mesin pencari tidak akan mengeksplorasi atau memberi otoritas SEO pada tautan tersebut.
Kapan Menggunakannya:
Tag ini berguna jika Anda memiliki artikel dengan banyak tautan eksternal yang tidak ingin Anda endorse dari sisi SEO. Misalnya, pada artikel yang mengandung banyak tautan afiliasi atau tautan ke situs yang kurang relevan.
4. None
Tag `none` adalah kombinasi dari `noindex` dan `nofollow`, yang berarti halaman tidak akan diindeks dan mesin pencari juga tidak akan mengikuti tautan apa pun yang ada di dalamnya.
Kapan Menggunakannya:
Gunakan tag ini untuk halaman atau artikel yang tidak ingin Anda tampilkan di mesin pencari sama sekali, serta tidak ingin ada tautan yang diikuti oleh crawler.
5. Noarchive
Tag `noarchive` memberi tahu mesin pencari untuk tidak menyimpan cache halaman. Google biasanya menyimpan versi cache dari halaman yang diindeks, tetapi dengan tag ini, Anda dapat mencegah Google menampilkan versi cache tersebut.
Kapan Menggunakannya:
Tag ini berguna jika Anda tidak ingin pengguna mengakses versi lama dari halaman melalui hasil pencarian, terutama jika konten Anda sering diperbarui.
6. Nosnippet
Dengan tag ini, Anda dapat mencegah mesin pencari menampilkan cuplikan teks dari halaman Anda di hasil pencarian. Biasanya, Google akan menampilkan beberapa baris teks dari artikel sebagai cuplikan, tetapi tag ini menghilangkan bagian tersebut.
Kapan Menggunakannya:
Tag ini sangat berguna jika halaman Anda berisi konten sensitif atau jika Anda ingin menjaga privasi konten di hasil pencarian.
7. Noodp
Tag ini mencegah mesin pencari menggunakan deskripsi yang diambil dari Open Directory Project (DMOZ) untuk menampilkan deskripsi halaman di hasil pencarian. Meskipun DMOZ sudah tidak aktif, tag ini masih tersedia di beberapa pengaturan.
Kapan Menggunakannya:
Jika Anda tidak ingin Google menggunakan informasi dari direktori pihak ketiga untuk deskripsi halaman Anda, tag ini bisa diaktifkan.
8. Notranslate
Tag ini memberi instruksi kepada mesin pencari untuk tidak menawarkan opsi terjemahan bagi halaman Anda di hasil pencarian.
Kapan Menggunakannya:
Jika konten Anda sangat spesifik dalam bahasa tertentu dan tidak cocok untuk diterjemahkan, misalnya artikel yang berhubungan dengan istilah teknis yang tidak relevan dalam bahasa lain, Anda dapat menggunakan tag ini.
9. Noimageindex
Tag ini mencegah gambar di halaman Anda diindeks oleh mesin pencari. Dengan mengaktifkan tag ini, gambar-gambar Anda tidak akan muncul di hasil pencarian gambar Google.
Kapan Menggunakannya:
Jika Anda menggunakan gambar berhak cipta atau gambar yang tidak ingin muncul di hasil pencarian gambar, tag ini adalah pilihan yang tepat.
10. Unavailable_after
Tag ini memberitahu mesin pencari untuk berhenti mengindeks halaman setelah tanggal tertentu. Ini bisa berguna untuk konten yang hanya relevan dalam jangka waktu tertentu, seperti penawaran promosi atau pengumuman penting.
Kapan Menggunakannya:
Tag ini ideal untuk konten dengan masa berlaku terbatas, seperti promosi atau event yang hanya berlangsung dalam periode waktu tertentu.
Kapan dan Bagaimana Menggunakan Custom Robot Tags untuk SEO yang Optimal?
Penggunaan yang bijak dari Custom Robot Tags bisa meningkatkan performa SEO blog Anda. Berikut adalah beberapa tips penting untuk menggunakan tag ini dengan benar:
1. Untuk Artikel Evergreen dan Penting:
Artikel yang sifatnya abadi dan penting untuk blog Anda, seperti panduan atau artikel pilar, sebaiknya menggunakan tag all. Ini akan memastikan artikel diindeks dengan baik dan semua tautan di dalamnya diikuti.
2.Untuk Halaman yang Tidak Relevan untuk SEO:
Halaman seperti syarat dan ketentuan, kebijakan privasi, atau halaman administrasi sebaiknya menggunakan tag noindex dan nofollow, agar halaman tersebut tidak berkontribusi terhadap SEO tetapi tetap bisa diakses oleh pengguna.
3. Untuk Artikel dengan Banyak Tautan Afiliasi:
Jika artikel berisi banyak tautan eksternal yang bersifat afiliasi, gunakan nofollow untuk menghindari memberikan otoritas SEO ke situs yang ditautkan.
4. Untuk Artikel dengan Konten Sementara:
Jika Anda membuat konten yang hanya relevan dalam jangka waktu tertentu, gunakan noindex atau unavailable_after untuk memastikan artikel tidak diindeks setelah waktu relevansi habis.
Mengoptimalkan Penggunaan Custom Robot Tags
Untuk mengoptimalkan Custom Robot Tags, Anda harus memahami konteks blog Anda, tujuan SEO, serta target audiens. Berikut beberapa tips lanjutan yang dapat membantu Anda memanfaatkan Custom Robot Tags secara lebih efektif.
1. Hindari Penggunaan Noindex Berlebihan
Salah satu kesalahan umum yang dilakukan blogger adalah menggunakan tag noindex terlalu sering. Meskipun berguna untuk mencegah halaman-halaman tertentu terindeks, penggunaan berlebihan dapat mengurangi jumlah halaman yang bisa ditemukan di mesin pencari, sehingga mengurangi potensi traffic. Sebaiknya, hanya gunakan noindex untuk halaman yang benar-benar tidak relevan dengan pencarian umum, seperti halaman kebijakan privasi, halaman kategori, atau halaman arsip.
2. Gunakan Nofollow untuk Konten dengan Banyak Link Eksternal
Jika Anda sering membuat konten dengan banyak tautan ke situs eksternal, pastikan untuk menggunakan tag nofollow. Ini akan mencegah Anda memberikan "link juice" atau otoritas SEO ke situs eksternal, terutama jika situs tersebut kurang berkualitas atau tidak relevan dengan niche Anda. Menggunakan nofollow untuk tautan afiliasi juga bisa membantu menjaga otoritas SEO situs Anda sendiri.
3. Tidak Semua Gambar Perlu Diindeks
Pengaturan noimageindex bisa sangat berguna jika Anda ingin mengontrol gambar-gambar yang tampil di hasil pencarian Google Images. Jika Anda menggunakan banyak gambar yang bukan milik Anda sendiri atau gambar-gambar yang Anda tidak ingin muncul di Google Images, pastikan untuk mengaktifkan tag ini. Namun, jika gambar tersebut orisinal dan bisa mendatangkan traffic, biarkan gambar tersebut diindeks.
4. Kendalikan Konten Usang dengan Unavailable_after
Tag unavailable_after adalah fitur yang sering diabaikan tetapi bisa sangat berguna untuk konten yang sensitif terhadap waktu, seperti event atau promosi terbatas. Dengan pengaturan ini, Anda bisa menginstruksikan Google untuk berhenti menampilkan konten di hasil pencarian setelah tanggal tertentu. Ini memastikan pengguna tidak menemukan konten yang sudah usang dan tidak relevan lagi.
5. Noarchive untuk Konten yang Selalu Diperbarui
Jika Anda sering memperbarui artikel atau halaman, menggunakan tag noarchive bisa mencegah Google menampilkan versi cache dari konten lama Anda di hasil pencarian. Ini penting jika konten Anda selalu berubah dan versi cache mungkin memberikan informasi yang sudah usang kepada pengguna. Penggunaan noarchive memastikan pengguna hanya melihat konten terbaru yang Anda publikasikan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari dalam Penggunaan Custom Robot Tags Saat Menulis Artikel
Walaupun Custom Robot Tags sangat berguna, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan blogger ketika menggunakan fitur ini, yang pada akhirnya bisa merugikan SEO mereka. Berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari:
1. Menggunakan Noindex pada Halaman Utama:
Beberapa blogger secara tidak sengaja menggunakan noindex pada halaman utama atau artikel-artikel penting yang justru perlu diindeks. Hal ini bisa membuat blog kehilangan potensi traffic organik yang besar.
2. Terlalu Banyak Menggunakan Nofollow:
Meski nofollow berguna untuk tautan eksternal, menggunakan tag ini secara berlebihan pada semua tautan dalam blog Anda bisa membuat crawler mesin pencari mengabaikan konten penting. Pastikan untuk hanya menggunakan nofollow pada tautan yang tidak memberikan manfaat SEO, seperti tautan ke situs kurang berkualitas atau tautan afiliasi.
3. Lupa Memperbarui Unavailable_after:
Jika Anda menggunakan unavailable_after untuk konten sementara, pastikan untuk memperbarui atau menghapus tag tersebut setelah konten menjadi tidak relevan. Jika dibiarkan, Google akan berhenti mengindeks halaman tersebut, yang bisa berdampak buruk pada SEO jika konten itu masih berguna.
Contoh Pengaturan Custom Robot Tags pada Artikel di Blogger
Untuk lebih jelas, berikut adalah beberapa skenario pengaturan Custom Robot Tags yang ideal sesuai jenis konten yang Anda tulis:
Skenario 1: Artikel Panduan Lengkap
Artikel jenis ini biasanya evergreen, yang artinya selalu relevan dan penting untuk jangka panjang.
All: Digunakan agar artikel diindeks sepenuhnya dan tautan di dalamnya diikuti.
Noarchive: Jika artikel sering diperbarui, Anda bisa menggunakan tag ini agar pengguna tidak melihat versi cache dari artikel lama.
Skenario 2: Halaman Kebijakan Privasi
Halaman kebijakan privasi biasanya tidak perlu diindeks karena tidak relevan dengan pencarian umum.
Noindex: Untuk mencegah halaman ini muncul di hasil pencarian.
Nofollow: Untuk memastikan tautan di dalam halaman tidak memberikan otoritas SEO.
Skenario 3: Artikel dengan Banyak Tautan Eksternal
Jika Anda menulis artikel yang mengandung banyak tautan ke sumber eksternal atau afiliasi, gunakan pengaturan berikut:
All: Agar artikel diindeks dan link di dalamnya bisa diikuti.
Nofollow: Pada tautan yang mengarah ke situs eksternal yang tidak ingin Anda berikan otoritas SEO.
Skenario 4: Konten Promosi Terbatas Waktu
Untuk konten promosi atau penawaran terbatas, Anda dapat menggunakan pengaturan berikut:
All: Agar artikel diindeks selama masih relevan.
Unavailable_after: Tentukan tanggal setelah promosi berakhir sehingga mesin pencari berhenti menampilkan artikel di hasil pencarian setelah tanggal tersebut.
Custom Robot Tags adalah alat yang sangat berguna untuk mengontrol bagaimana mesin pencari berinteraksi dengan konten Anda. Pengaturan yang benar dapat membantu meningkatkan SEO blog Anda, memastikan konten yang tepat diindeks, dan mencegah mesin pencari mengindeks atau mengikuti tautan yang tidak relevan. Penting untuk memahami fungsi setiap tag dan kapan harus menggunakannya agar blog Anda dapat bersaing secara efektif di hasil pencarian.
Dengan menerapkan Custom Robot Tags secara bijak, Anda tidak hanya dapat meningkatkan kinerja SEO blog Anda, tetapi juga memastikan bahwa konten Anda lebih relevan bagi pengguna, serta mencegah masalah seperti konten duplikat atau tautan yang tidak diinginkan memengaruhi visibilitas situs Anda.
Comments
Post a Comment